Banyak emak-emak di luar sono noh sukanya kasi obat sirup biasanya akan menjadi pilihan para emak-emak tuk turunkan panas pada anak atau balita.
Tapi kan mak, belakangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memerintahkan produsen dan opetek suruh setop jualan obat sirup, katanya buat mencegah kasus gagal ginjal yang terjadi di banyak kasus di Indonesia. Gini nih tulisan yang ditempel ampir semua pintu apotek,
"Seluruh apotek untuk sementara tidak menjual obat bebas dan/atau bebas terbatas dalam bentuk sirup kepada masyarakat sampai dilakukan pengumuman resmi dari Pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,",
gitu katanya....!?
Trus, gimana nih cara nurunin panas anak atau balita si emak kalo ga pake obat gitu?
Sebab panas pada anak atau balita emak
Kata sebuah inpo dari Standford Medicine, tetntang panas anak emak tu gini..., secara definisi panas pada anak emak terasa mulai dari dubur kalau sampai 38 derajat celsius. Nah suhu tinggi itu beberapa atau banyak faktor, antaranya :
- Karena Infeksi virus, bakteri, atau kuman lainnya.
- Akibat efek samping obat tertentu.
- Atau emang karena kepanasan.
Tapi selain kondisi gitu, demam panas pada anak emak bisa aja terjadi karena transfusi darah, atau mengalami gangguan pada otak, bisa juga kena kangker atau bisa juga kena penyakit autoimun.
Kalau yang normal itu mah harusnya suhu tubuh anak emak pada kisaran 36.5 sampe 37.5 derajat celcius.
Nah tuk cara menurunkan panas pada anak emak tanpa obat gini nih...
Berikut ini beberapa cara menurunkan panas pada anak emak, namun ga pake obat-obatan loh ya.
1. Menjaga suhu kamar
Salah satu penyebab suhu badan anak menjadi tinggi adalah kepanasan. Oleh karena itu, pastikan suhu kamar si kecil nyaman, tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas. Jika kamar anak panas, manfaatkan kipas angin yang diarahkan ke aliran udara. Hindari penempatan kipas angin yang langsung menyemprot ke arah anak.2. Kenakan pakaian tipis
Dikutip dari Healthy Children, cara untuk menurunkan panas pada anak bisa dilakukan dengan mengganti pakaian si kecil. Kenakan pakaian dengan bahan yang lebih tipis. Hindari memakaikan si kecil pakaian yang berlapis karena bisa merangkap panas tubuh sehingga panas tidak kunjung turun.3. Memberikan minum banyak
Cara menurunkan panas pada anak selanjutnya adalah dengan memberikan cairan yang lebih banyak dari biasanya. Cairan itu bisa berupa air putih, cairan elektrolit, atau jus buah encer. Bagi anak yang masih menyusu, bisa diberikan melalui ASI. Tujuan dari memberikan minum yang lebih banyak ini adalah untuk menjaga cairan tubuh si kecil agar tidak dehidrasi.4. Menjaga aktivitas anak
Orang tua juga bisa menjaga aktivitas anak selama mereka sedang demam. Pastikan anak tidak berlarian atau beraktivitas yang menguras tenaga. Namun, bukan berarti anak harus terus tidur di kamar. Orang tua bisa mengajak anak tersebut untuk beranjak dari tempat tidur dan berjalan-jalan ringan di sekitar rumah.5. Mengompres dengan air hangat
Menurut Standford Medicine, salah satu cara mengurangi panas pada anak adalah dengan mengompres dengan air hangat. Meskipun tidak ada bukti ilmiah yang mendukung cara ini. Namun, cara ini bisa membantu menurunkan panas pada anak.Trus kapan anak emak harus diperiksakan ke dokter donk?
Meskipun panas pada anak bisa diatas secara alami tanpa konsumsi obat, penting bagi orang tua untuk tahu kapan waktu yang tepat untuk menghubungi dokter ketika anak mereka demam. Cara itu bisa dilakukan dengan membaca suhu tubuh anak.
Masih dilansir dari sumber yang sama, berikut waktu yang tepat bagi orang tua untuk menghubungi dokter atau membawa anak mereka ke rumah sakit:
- Demam disertai kejang
- Demam disertai keluarnya bintik-bintik merah di kulit, mimisan, atau buang air besar berawarna hitam dan gelap
- Anak dari segala usia yang mengalami demam berulang di atas 40 derajat celcius
- Anak berusia kurang 3 bulan dengan suhu tubuh mencapai lebih dari 38 derajat celcius
- Anak yang berusia kurang dari 2 tahun yang mengalami demam 38 derajat celcius selama lebih dari 1 hari
- Anak berusia 2 tahun atau lebih, mengalami demam 38 derajat celcius yang berlangsung selama lebih dari 3 hari
- Bayi yang rewel atau menangis dan tidak bisa ditenangkan.
